Wiki DhammaCitta

Buddhisme Indonesia

Alat Pengguna

Alat Situs


teks:sn:sn1

Perbedaan

Ini menunjukkan perbedaan antara versi yang terpilih dengan versi yang sedang aktif.

Tautan ke tampilan pembanding ini

Kedua sisi revisi sebelumnyaRevisi sebelumnya
Revisi selanjutnya
Revisi sebelumnya
teks:sn:sn1 [2025/12/09 09:43] – [SN 1: Devatāsaṃyutta - Khotbah yang berhubungan dengan Devatā] sumedhoteks:sn:sn1 [2025/12/09 14:28] (sekarang) sumedho
Baris 1: Baris 1:
-====== SN 1: Devatāsaṃyutta - Khotbah yang berhubungan dengan Devatā ======+====== SN 1: Devatā Saṃyutta ====== 
 + 
 +**Khotbah yang berhubungan dengan Devatā**
  
 Diterjemahkan dari pāḷi oleh Bhikkhu Ñāṇamoli dan Bhikkhu Bodhi Diterjemahkan dari pāḷi oleh Bhikkhu Ñāṇamoli dan Bhikkhu Bodhi
  
-PTS: S i 1+|https://dhct.org/sn1|PTS: S i 1|
  
-🗣️ [[sn1-pali|Pali]]+----
  
-https://dhct.org/sn1+===== INaḷa Vagga - Sebatang Buluh =====
  
 +[[teks:sn:sn1:sn1.1]]
  
 +[[teks:sn:sn1:sn1.2]]
  
----- +[[teks:sn:sn1:sn1.3]]
- +
-===== ISebatang Buluh ===== +
- +
-==== 1. Menyebrangi Banjir ====+
  
-Demikianlah yang kudengar. Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di Sāvatthī di Hutan Jeta, Taman Anāthapiṇḍika. Kemudian, pada larut malam, satu devatā tertentu, dengan keindahan memesona, menerangi seluruh Hutan Jeta, mendatangi Sang Bhagavā. Setelah mendekat, ia bersujud kepada Sang Bhagavā, berdiri di satu sisi, dan berkata kepada Beliau:+[[teks:sn:sn1:sn1.4]]
  
-“Bagaimanakah, Yang Mulia, Engkau menyeberangi banjir?”1+[[teks:sn:sn1:sn1.5]]
  
-“Dengan tidak berdiam diri, teman, dan dengan tidak memaksakan diri Aku menyeberangi banjir.”2+[[teks:sn:sn1:sn1.6]]
  
-“Tetapi, bagaimanakah, Yang Mulia, bahwa dengan tidak berdiam diri dan tidak memaksakan diri Engkau menyeberangi banjir?”+[[teks:sn:sn1:sn1.7]]
  
-“Ketika Aku diam, teman, maka Aku tenggelam; tetapi ketika aku memaksakan diri, maka Aku hanyutDengan cara inilah, teman, bahwa dengan tidak berdiam diri dan tidak memaksakan diri Aku menyeberangi banjir.”3 <2>+[[teks:sn:sn1:sn1.8]]
  
-[Devatā:]+[[teks:sn:sn1:sn1.9]]
  
->“Setelah sekian lama akhirnya aku menemukan +[[teks:sn:sn1:sn1.10]]
->Seorang Brahmana yang telah padam sepenuhnya, +
->Yang dengan tidak berdiam diri, tidak memaksakan diri, +
->Telah menyeberangi kemelekatan pada dunia ini.”4+
  
-Itu adalah apa yang dikatakan oleh devatā itu.5 Sang Guru menyetujui. Kemudian devatā itu, berpikir, “Sang Guru setuju denganku,” bersujud kepada Sang Bhagavā dan, dengan Beliau di sisi kanannya, lenyap dari sana. [2]+[[teks:sn:sn1:sn1.11]]
  
 +===== II. Nandana =====
  
 +===== III. Pedang =====
 +===== IV. Penghuni Satullapa =====
 +===== V. Terbakar =====
 +===== VI. Usia Tua =====
 +===== VII. Membebani =====
 +===== VIII. Setelah Membunuh =====
  
-==== 2. Pembebasan ==== 
teks/sn/sn1.1765273395.txt.gz · Terakhir diubah: oleh sumedho