Wiki DhammaCitta

Buddhisme Indonesia

Alat Pengguna

Alat Situs


historis_nikaya

Perbedaan

Ini menunjukkan perbedaan antara versi yang terpilih dengan versi yang sedang aktif.

Tautan ke tampilan pembanding ini

Kedua sisi revisi sebelumnyaRevisi sebelumnya
Revisi selanjutnya
Revisi sebelumnya
historis_nikaya [2026/01/01 13:15] – [Aṅga dalam Aṅguttara] seniyahistoris_nikaya [2026/01/01 13:58] (sekarang) – [Keutamaan Nikāya/Āgama sebagai Sumber Ajaran Buddhisme Awal] seniya
Baris 3: Baris 3:
 ===== Pendahuluan ===== ===== Pendahuluan =====
  
-==== Keutamaan Nikāya/Āgama sebagai Sumber Ajaran Buddhisme Awal ====+==== Keutamaan Nikāya/Āgama dalam Buddhisme Awal ====
  
 Dalam studi Buddhisme awal, sutta-sutta dalam Nikāya-Nikāya dan paralelnya dalam Āgama menjadi sumber utama untuk menggali ajaran Buddhisme awal. Terdapat beberapa alasan mengapa Nikāya/Āgama dijadikan sumber yang lebih diutamakan dalam mempelajari Buddhisme awal/prasektarian dibandingkan teks-teks kuno Buddhis lainnya (misalnya Abhidhamma/Abhidharma dan Sutra Mahayana), yaitu: Dalam studi Buddhisme awal, sutta-sutta dalam Nikāya-Nikāya dan paralelnya dalam Āgama menjadi sumber utama untuk menggali ajaran Buddhisme awal. Terdapat beberapa alasan mengapa Nikāya/Āgama dijadikan sumber yang lebih diutamakan dalam mempelajari Buddhisme awal/prasektarian dibandingkan teks-teks kuno Buddhis lainnya (misalnya Abhidhamma/Abhidharma dan Sutra Mahayana), yaitu:
Baris 120: Baris 120:
 Keseluruhan struktur dari Saṁyutta Nikāya/Āgama berhubungan secara kasar dengan Empat Kebenaran Mulia: Keseluruhan struktur dari Saṁyutta Nikāya/Āgama berhubungan secara kasar dengan Empat Kebenaran Mulia:
  
-  * KM1 = Khanda & Salāyatana +  * Kebenaran mulia tentang dukkha = Khanda & Salāyatana 
-  * KM2 = Nidāna +  * Kebenaran mulia tentang sebab lenyapnya dukkha = Nidāna 
-  * KM4 = Magga+  * Kebenaran mulia tentang jalan menuju lenyapnya dukkha = Magga
  
 Topik-topik pokok ini disebut sebagai “saṁyutta-mātikā” Topik-topik pokok ini disebut sebagai “saṁyutta-mātikā”
Baris 290: Baris 290:
  
 Seiring berjalannya waktu karya-karya prosa yang bersifat komentarial (semi-Abhidhamma) juga dimasukkan dalam kumpulan minor tersebut. Inilah awal mula terbentuknya kumpulan yang kita kenal sekarang sebagai Khuddaka Nikāya. Seiring berjalannya waktu karya-karya prosa yang bersifat komentarial (semi-Abhidhamma) juga dimasukkan dalam kumpulan minor tersebut. Inilah awal mula terbentuknya kumpulan yang kita kenal sekarang sebagai Khuddaka Nikāya.
 +
 +===== Sumber Bacaan =====
 +
 +  * //A History of Mindfulness ([[https://dhammacitta.org/buku/sebuah-sejarah-tentang-perhatian-penuh.html|Sebuah Sejarah tentang Perhatian Penuh]])// oleh Bhikkhu Sujato
 +  * //[[https://www.encyclopedia.com/religion/encyclopedias-almanacs-transcripts-and-maps/agamanikaya|Āgama/Nikāya]]//
 +  * //The Fundamental Teachings of Early Buddhism: A comparative study based on the Sutranga portion of the Pali Saṃyutta-Nikāya and the Chinese Saṃyuktāgama// oleh Choong Mun-keat
 +  * //The Structure and Formation of the Aṅguttara Nikāya and the Ekottarika Āgama// oleh Tse-fu Kuan & Roderick S. Bucknell
 +  * //The Chinese Version of Dharmapada// oleh Bhikkhu KL. Dhammajoti
  
historis_nikaya.1767273325.txt.gz · Terakhir diubah: oleh seniya